Skip to content

Leonardo da Vinci

16 Oktober 2008

clip_image002 Manusia Kreatif

Leonardo da Vinci (15 April 1452 – 2 Mei 1519) adalah arsitek, musisi, penulis, pematung, dan pelukis Renaisans Italia. Ia digambarkan sebagai arketipe “manusia renaisans” dan sebagai jenius universal. Leonardo terkenal karena lukisannya yang piawai, seperti Jamuan Terakhir dan Mona Lisa. Ia juga dikenal karena mendesain banyak ciptaan yang mengantisipasi teknologi modern tetapi jarang dibuat semasa hidupnya, sebagai contoh ide-idenya tentang tank dan mobil yang dituangkannya lewat gambar-gambar dwiwarna. Selain itu, ia juga turut memajukan ilmu anatomi, astronomi, dan teknik sipil bahkan juga kuliner. [Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Leonardo_da_Vinci]
Dalam buku The Book of Genius, Tony Buzan dan Raymond Keene menjelaskan bahwa Leonardo da Vinci adalah jenius terbesar sepanjang jaman. Da Vinci lebih jenius ketimbang Albert Einstein dan Sir Isaac Newton. Selama ini, kebanyakan orang mengenal Da Vinci sebagai pelukis dengan lukisan yang terkenalnya Mona Lisa. Ternyata bukan hanya itu, tetapi meliputi ahli ilmu anatomi, astronomi, dan teknik sipil bahkan juga kuliner.

Leonardo da Vinci juga adalah penemu, dia menyusun rancangan bagi mesin terbang, helikopter, parasut, dan banyak barang-barang yang mencengangkan seperti mesin air, mesin pembuat ulir baut, sepeda, kunci pas yang dapat disetel, hidrolik, panggung berputar, kincir air horizontal, mesin pres zaitun, dan kursi malas terapetik. Begitu juga, dia menciptakan berbagai mesin untuk perang.

Apa yang membuat Leonardo da Vinci begitu kreatif dan jenius? Ada 7 sikap yang melekat pada diri Leonardo da Vinci yang dijelaskan dalam sebuah buku Hot to Think Like Leonardo da Vinci, karya Michael J. Gelb. Kabar baiknya, Anda pun bisa mengembangkan ketujuh sikap yang akan membuat siapa pun menjadi orang yang kreatif dan jenius.

1. Keingintahuan yang sangat besar. Selalu mencari dan mencari hal yang baru.

2. Memiliki keteguhan dalam menguji pengetahuan melalui pengalaman, ketekunan, dan kesediaan belajar dari kesalahan.

3. Penajaman indra secara terus menerus.

4. Kesediaan untuk menerima ketidakjelasan atau ketidakpastian.

5. Penggunaan otak yang seimbang, yaitu otak kiri dan otak kanan.

6. Pemanfaatan potensi tubuh yang benar.

7. Memiliki pemikiran yang sistematik.

Kita bisa mengambil kesimpulan dari kehidupan Leonardo da Vinci, bahwa kejeniusan bukan karena bawaan sejak lahir, tetapi dari ketujuh sikap yang dia miliki. Jenius itu diciptakan, bukan dilahirkan. Anda dan juga semua manusia sebenarnya dikaruniai potensi yang sangat dahsyat oleh Allah SWT dalam belajar dan kreativitas. Hanya saja, kebanyakan manusia tidak mau mengoptimalkannya dengan sungguh-sungguh potensi yang telah dimiliki.

Saran & Kritik kunjungi …

HP : 08126769812

Email : ronaldorozalino@gmail.com, ronaldorozalino@yahoo.com, smapintar@gmail.com

Blog/Website : ronaldorozalino.blogspot.com, smapintar.blogspot.com

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: