Skip to content

Persiapan Pembuatan Film (Drama)

6 Juni 2009

Bahan Ajar Seni Teater (Drama) Kelas XI IPA SMA Pintar.

PRINSIP-PRINSIP PEMENTASAN DRAMA

SUATU KEGIATAN APABILA DIRENCANAKAN DENGAN BAIK, KEGIATAN TERSEBUT AKAN BERJALAN DENGAN BAIK PULA. DEMIKIAN PULA SEBALIKNYA. OLEH KARENA ITU, PENAMPILAN KARYA TEATER AGAR BISA BERJALAN DENGAN BAIK PERLU ADA PERENCANAAN YANG BAIK PULA. PERENCANAAN-PERENCANAAN YANG PERLU DIPERSIAPKAN ADALAH SEBAGAI BERIKUT:

PENGELOLAAN STAF PRODUKSI DAN STAF ARTISTIK PEMENTASAN

PEMENTASAN TEATER ADALAH KEGIATAN KOLEKTIF, ARTINYA KEGIATAN TERSEBUT MEMERLUKAN BANYAK ORANG UNTUK MENANGANINYA. APABILA TIDAK DIKELOLA DENGAN BAIK MAKA BAIK MAKA PEMENTASAN NANTI TIDAK MUNGKIN BISA BERJALAN LANAR. ORANG YANG AKAN MENANGANI PEMENTASAN TEATER DAPAT DIKELOMPOKAN DALAM 2 KELOMPOK YAITU STAF PRODUKSI DAN STAF ARTISTIK.

A. STAF PRODUKSI

SETIAP PERENCANAAN PEMENTASAN TEATER, STAF PRODUKSI SANGAT DIBUTUHKAN. STAF PRODUKSI AKAN MENGELOLA DAN BERTANGGUNG JAWAB TERHADAP PERENCANAAN, PIHAK PEMAIN DAN PENILAIAN TERHADAP PEMENTASAN TERSEBUT. STAF PRODUKSI YANG DIBUTUHKAN DALAM PEMENTASAN TEATER DIANTARANYA ADALAH SBB:

PRODUSER

PRODUSER Adalah staf produksi yang pertama kali dalam struktur perencanaan pementasan teater. Tugas Produser SBB:

1.Mengurus produksi secara keseluruhan.

2.Memilih karyawan.

3.Menentukan anggaran belanja.

4.Membuat Program kerja.

SUTRADARA

SUTRADARA Adalah pemimpin tertinggi dalam pelaksanaan pementasan drama, pemilihan naskah, penunjukan pemain, dan pengadaan latihan.

STAGE MANAGER

STAGE MANAGER Adalah : staf produksi yang mempunyai tugas membantu sutradara dalam mengkoordinasi seluruh pelaksanaan tugas-tugas teater atau drama. Begitu banyaknya tugas dan tanggung jawab sutradara sehungga agar dapat berjalan dengan baik pada saat latihan dan pementasan, perlu ada seorang pembantu. Itulah mengapa stage manager diperlukan dalam pementasan teater.

Staf Artistik

Pementasan perlu adanya sentuhan seni agar pementasan tersebut agar menjadi lebih baik, termasuk dekorasi, tata lampu, kostum, tata rias, dan tata suara ( Musik )

Bagian bagian Staf Artistik :

1.Desainer Dekorasi.

Mengatur dekorasi sesuai dengan tuntutan naskah.

2. Desainer Tata Busana ( Kostum )

Kostum sangat mendukung penggamnbaran watak tokoh dalam pementasan teater atau drama.

3. Desainer Tata Lampu

Tata lampu dalam teater bukan hanya berfungsi sebagai penerang namun juga mendukung situasi dan suasana pementasan teater.

 

4. DESAINER TATA RIAS.

SEORANG DESAINER tata rias harus memahami peran dan watak yang akan dibawakan oleh tokoh.

5. DESAINER TATA MUSIK.

TATA MUSIK memiliki beberapa fungsi yaitu:

– Memberikan ilustrasi yang memperindah.

– Memberikan latar belakang.

– Memberikan warna psikologis.

– Memberikan tekanan kepada nada dasar drama.

– Membantu dalam penonjolan lakon.

– Memberikan tekanan pada keadaan yang mendesak.

– Memberikan selingan.

 

PENYUSUNAN JADWAL PENGGRAPAN PRODUKSI

TIGA TAHAP MENYUSUN KEGIATAN PEMENTASAN YAITU:

1.Tahap Persiapan.

2.Tahap Latihan.

3.Tahap pementasan.

 

TAHAP PERSIAPAN

1. Memilih Teks Drama. ( Naskah ).

Teks drama yang dipilih disesuaikan dengan tujuan. Apabila teks drama yang dipilih adalah naskah orang lain, sebaiknya meminta izin terlebih dahulu. Jika mampu, teks drama dibuat sendiri. Teks drama yang baik memenuhi syarat-syarat: memiliki nilai-nilai pendidikan, memiliki nilai keindahan dan dapat membimbing manusia kearah tata susila yang baik.

2. Memilih Sutradara.

Sutradra sangat dibutuhkan dalam pementasan teater/ drama. Oleh karena itu, memilih sutradara harus tepat. Sutradara yang baik adalah sutradara yang dapat membimbng semua komponen pelaksana pementasan teater, bersedia bekerja sama dan harus aktif dan kreatif.

3. Memilih Pembantu Sutradara.

Dalam menjalankan tugas, sutradara perlu mendapatkan bantuan, baik ketika latihan maupun ketika pementasan (malam perdana). Pembantu sutradara adalah asisten sutradara dan perencanaan setting ( dekorasi, rias, busana, lampu dan musik )

4. Memilih Pemain (Casting)

b. Tahap Latihan.

ada 3 tahapan:

1. Pemanasan ( Pernapasan, Konsentrasi, dan

latihan vokal.

2. Inti

– Latihan Membaca ( Membaca naskah drama dengan nyaring)

– Latihan Blocking ( Latihan gerak dan

pengelompokan pelaku )

– Latihan Karya ( Latihan memadukan gerak dan

dengan dialog )

– Latihan Pelican ( Latihan secara menyeluruh )

– Latihan Umum ( LAtihan menyeluruh yang dipadukan

dengan dekorasi dan tata musik )

 

TAHAP PEMENTASAN

Tahap ini adalah tahap yang dinanti-nantikan setiap pemain. Pemain tentu saja ingin nmelihat hasil dari latihan-latihan yang dilakukan sebelumnya. Namun ada hal lain yang perlu diperhatikan dalam pementasan ini, yaitu faktor penonton. Karena sebaik apapun latihan yang dilakukan, jika penontonya tidak tertib, pertunjukannya tiadak akan suskes. Penonton yang baik adalah salah satu penentu kesuksesan dalam pementasan.

 

Semester Akhir (Genap) di Pembelajaran Seni Budaya mata pelajaran Seni Teater di SMA Pintar akan melaksanakan pembuatan Film (Drama).

                                                              Guru Bidang Studi

                                                              Seni Budaya

 

                                                            Ronaldo Rozalino S.Sn

One Comment leave one →
  1. Bukhori permalink
    27 Januari 2012 10:09

    Ini membantu sekali buat saya khususnya yang sedang merencanakan sebuah tugas drama bagi siswa. Terimakasih banyak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: